Post Top Ad
Responsive Ads Here
Selasa, 25 Juni 2019
Tim hukum Jokowi Yakin Permohonan Prabowo Ditolak
MENUJUSATU.COM - Anggota tim hukum
Joko Widodo-Ma'ruf Amin, I Wayan Sudirta optimistis Mahkamah Konstitusi (MK)
akan menolak gugatan PHPU Pilpres 2019
yang diajukan kubu Prabowo Subianto-Sandiaga Uno pada Kamis (27/6) mendatang.
"Dengan menghargai majelis hakim
kita yakin 99,99 persen gugatan pihak pemohon itu ditolak atau setidak-tidaknya
tidak dapat diterima," kata Wayan saat ditemui di Kompleks MPR/DPR,
Jakarta, Selasa (25/6).
Lebih lanjut, Wayan menilai hakim MK
akan menolak karena permohonan gugatan sengketa pilpres yang diajukan kubu
Prabowo paling aneh se-Indonesia.
Indikatornya, kata Wayan, permohonan
itu sangat panjang dan bertele-tele, namun tak menyentuh substansi. Tak hanya
itu permohonan tersebut tak didukung oleh bukti yang kuat untuk mendukung dalil
permohonan.
"Karena itu permohonan yang
paling aneh yang pernah kita jumpai di Indonesia. Ini salah satu permohonan
yang paling tidak bagus, paling lemah, yang paling tidak lazim dan ini
dikuatkan oleh para pengamat, bukan hanya kami," kata dia.
Sebaliknya, Wayan
menyatakan tim hukum Jokowi-Ma'ruf sangat optimistis menyambut putusan MK. Hal
itu karena pihaknya telah memiliki argumentasi yang didasari dengan bukti dan
saksi yang kuat untuk menjawab berbagai tuduhan dari tim hukum Prabowo-Sandi
dalam gugatan MK kali ini.
"Optimisme
itu berdasarkan satu, surat-surat. Dua, keterangan pihak terkait; ketiga,
saksi; keempat, ahli; kelima, petunjuk. Itu kami semua memilikinya. Sebaliknya
pihak lawan tidak satupun memiliki itu," kata dia.
Belum Putuskan Laporkan
Saksi Kubu Tim Prabowo
Selain
bicara soal putusan MK, Wayan juga bicara terkait pelaporan terhadap saksi dari
tim hukum Prabowo-Sandi. Pihaknya sejauh ini belum berencana melaporkan saksi
atas nama Beti Kristiana ke kepolisian menyusul kesaksiannya di sidang MK
terkait dugaan pemberian keterangan palsu.
"Belum
diputuskan, belum dirapatkan. Tetapi pengaruh Pak Yusril kepada tim pastilah
besar. Tidak bisa diabaikan," kata Wayan.
Wayan
menyatakan pihaknya masih mempertimbangkan soal kemaslahatan bangsa yang lebih
besar ketimbang harus melaporkan seseorang ke kepolisian.
Ia
berkeinginan agar semua pihak bersama-sama membangun bangsa usai MK membacakan
putusan akhirnya pada Kamis lusa.
"Bukan
semata-mata keuntungan dari 01 karena habis tanggal 27 kita akan berangkulan,
membangun bangsa, ada yang di pemerintahan, ada yang di oposisi. Tapi
dua-duanya membangun bangsa," kata dia.
Tags
# National
Share This
About duniakuliah
National
Label:
National
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Post Bottom Ad
Responsive Ads Here
Author Details
Templatesyard is a blogger resources site is a provider of high quality blogger template with premium looking layout and robust design. The main mission of templatesyard is to provide the best quality blogger templates which are professionally designed and perfectlly seo optimized to deliver best result for your blog.

Trends is an amazing magazine Blogger theme that is easy to customize and change to fit your needs.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar